Persita Menelan Kekalahan Kembali

persita

Persita Menelan Kekalahan Kembali

Berita Piala Dunia – Persita tangerang masih saja terjebak dalam belenggu keterpurukan, meskipun persita main di kandang sendiri di stadion Mashud Wisnusaputra tapi tetap saja persita tidak bisa memberikan kemenangan bagi para suporternya yang telah mendukung. Tim sepak bola yang berjuluk “ pendekar Cisadane “ tersebut tidak bisa menahan gempuran dari Sriwijaya FC dengan skor telak 2-4. Sementara yang membobol pertahanan persita tidak lain berasal dari hasil cetakan tantan(9), Herman Dzumafor(64,83) dan ada jugsaerick weeks(85). Dua gol yang diperoleh oleh persita berasal dari Cristian Eduardo melalui tendangan penalty di menit ke 37 dan juga ada pemain sirvi arvani di menti ke 81. Dan yang menjadi momok adalah kekalahan ini yang kedua kalinya setelah dari arema Cronous, persita kalah dengan perolehan skor 0-3. 

Dengan hasil dari kemenangan tersebut membuat SFC mendapapatkan tambahan tiga poin semakin menjadikan SFC bertengger di posisi tiga besar dalam klasemen sementara Indonesia Super League. Tim sepak bola yang berjukuk lascar Wong Kito Galo ini telah mengumpulkan poin sebanyak 45 dari 28 kali pertandingan. Hal yang berbeda ditampilkan oleh persitara, tim itu memperpanjang rekor bururuknnya yaitu tidak menang dalam delapan  pertandingan bertururt-turut. Dari apa yang dihasilkan oleh tim persitara tersebut maka persitara belum bisa keluar dari zona degradasi yaitu peringkat ke 15 yang di sanding. Pencapaian yang sangat kurang maksimal bagi sebuah klub sepak bola, persitara hanya bisa mengumpulkan poin sebanyak 20 poin dari 23 laga pertandingan yang diikutinya tersebut. Giman nurjaman sebagai asisten pelatih berpendapat bahwa kekalahan ini disebabkan karena anak didiknya terlalu terburu-buru dalam menyerang. Sejak dari awal permainan memang pemain dari persitara terus menekan dan mencari kesempatan gol dengan secepat mungkin, akan tetapi strategi tersebut tidak berhasil dijalankan dengan lawan Sriwijaya FC yang bermain sangat tenang dan tidak terburu-buru.

Di kesempatan lain, pelatih SFC mengatakan bahwa ini merupakan kemenangan yang sangat disyukuri oleh timnya, karena target yang yang telah disusun pertama untuk mengalahkan tim tuan rumah telah berhasil dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Sekarang tinggal target kedua yaitu menahan imbang perlawanan persib dengan skor sama di laga pertandingan kandang. Pelatih dari SFC mengatakan kunci dari kemenangan tim nya adalah mencoba untuk bermain sabar dan tetap tenang, walaupun ini merupakan laga tanding di kandang lawan. Jika permainan dilakukan dengan tergesa-gesa untuk berusaha secepat mungkin memang tidak akan ada hasil yang memuaskan untuk tim, yang ada hanya banyang kekalahan karena laga itu lebih kepada kuantitas daripada kualitas yang ditampilkan. Hasil yang tidak mengenakan dari persitara karena bermain terlalu tergesa-gesa untuk mencetak gol dan tidak mau untuk bersabar sedikit dalam laga pertandingan membuat akhir yang kurang atau bahkan sangat tidak memuaskan. Sementara dengan bermain sangat rapi, tenang dan juga tidak tergesa-gesa memberikan langkah yang akan diambil, membuat tim SFC mencapai hasil yang maksima dari pertandingan tersebut.

Pada jalannya pertandingan, nama Tantan sebagai pemain winger dari SFC berhasil mencetak gol untuk tim kebanggannya itu. Hal tersebut membuat dirinya termotivasi untuk terus mencetak gol, Tantan menuturkan bahwa gol tersebut merupakan suatu pelipur lara bagi dirinya, dan membuat dirinya bersemangat untuk terus menctak gol.  Di laga tersebut juga Herman Dzumafor memperlihatkan taringnya sebagai striker SFC. Herman Dzumafor menegaskan bahwa dirinya masih bisa memberikan kontribubi bagi tim barunya setelah pemain tersebut dibeli dari Persib Bandung.