Perjalanan Inter Milan Di Serie A Musim 13/14

Perjalanan Inter Milan Di Serie A MusimPerjalanan Inter Milan Di Serie A Musim 13/14 – FC Internazionale atau biasa disebut Inter Milan merupakan salah satu tim besar di kompetisi Serie A Italia. Dan pastinya ekspektasi kepada skuad Biru Hitam ini jelas selalu tinggi di hampir setiap musim. Namun musim ini Inter belum begitu mampu menunjukkan kekuatan terbaiknya.

Memang benar Inter mampu menembus ke kompetisi Liga Europa, namun untuk tim sekelas Inter jelas target mereka untuk menembus ke babak Liga Champions. Namun setidaknya raihan ini masih lebih baik dibanding musim lalu yang membuat mereka gagal melangkah ke kompetisi Eropa.

Pergerakan Inter musim ini diawali dengan langkah melakukan regenerasi. Baik dari segi pemain hingga manajemen. Di skuad Inter sendiri masih ada para pemain sisa di era Treble Winners 2010 mulai dari Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Walter Samuel hingga Diego Milito. Dan selain para pemain senior, para pemain muda seperti Mateo Kovacic, Mauro Icardi dan juga Juan Jesus hingga Saphir Taider mulai mendapatkan porsi lebih.

Inter sendiri menunjuk pelatih Walter Mazzarri yang dipercaya bisa memberikan kematangan kepada para pemain muda dan juga cukup handal dalam meramu strategi serta membenahi tim. Ditambah lagi dengan dukungan penuh dari presiden anyar Inter, Erick Thohir.

Di awal musim ini sendiri Inter sebenarnya mendapatkan hasil yang cukup baik. Dalam 6 laga, tidak sekalipun Inter menderita kekalahan. Bahkan mereka mampu menahan imbang Juventus dan juga mengandaskan Sassuolo dengan skor 7-0. Namun kekalahan dengan skor 3-0 atas AS Roma sempat membuat langkah Inter tersendat. Usai kekalahan tersebut Inter langsung tancap gas dengan meraih 9 kemenangan sebelum kandas dari Napoli.

Dalam laga derby di akhir tahun 2013, Inter mampu mengalahkan AC Milan dan masuk ke dalam perebutan juara. Sayangnya memasuki tahun 2014, Inter terus terpuruk dan tidak mampu memetik kemenangan sekalipun. Dan di kompetisi Coppa Italia sendiri Inter di kandaskan Udinese. Mereka mencatat 5 laga tanpa kemenangan. Usai tumbang dari Juventus, Inter langsung bangkit dan mengandaskan perlawanan Fiorentina, Torino serta Hellas Verona dan mampu menahan imbang Roma.

Inter sendiri memiliki peluang guna lolos ke Liga Champions. Namun permainan Inter yang inkonsisten membuat pasukan La Beneamata tersebut harus puas dengan tiket ke Liga Eropa musim depan. Inter di musim ini menuai hasil imbang dengan raihan 15 kali. Dan merupakan hasil imbang terbanyak di kompetisi Serie A musim ini.

Inter tentunya harus mendapatkan beberapa nama guna memperkuat skuad mereka. Usai ditinggal Javier Zanetti, Diego Milito dan juga Walter Samuel serta Esteban Cambiasso, Inter baru merekrut Nemanja Vidic di lini belakang. Jika ingin bersaing menuju ke tangga juara, tentu Inter harus mendatangkan beberapa pemain berkualitas untuk bersaing bersama Juve dan Roma.