Pemain Baru Manchester City Fernandinho

Fernandinho - artikelbolaterkini
Fernandinho harus
menampilkan permainan yang setara dengan harga £ 30m yang telah dikucurkan City.


Sebagai pemain baru yang masuk dalam daftar pemain yang didatangkan dengan harga yang wah di Stadion Etihad, pemain asal Brasil datang ke Liga Premier berharap untuk meningkatkan peluang bermain di Piala Dunia.


Pelari cepat, pembaca permainan yang baik, penembak jarak jauh yang handal, memiliki naluri menyerang yang potensial tapi juga perisai pertahanan yang handal – Fernandinho, atau Fernando kecil’, adalah gelandang tengah bertipe box-to-box prototipikal abad ke-21.


€ 35 juta yang
dikeluarkan Manchester City untuk pemain Brasil ini mungkin tampak sedikit beresiko mengingat ia telah berumur 28 tahun, tetapi setelah membuat pilihan untuk medatangkan pemain-pemainpelengkap di jendela transfer musim panas lalu, Manchester City tampaknya tidak berminat untuk bertele-tele kali ini.


Fernandinho memulai karirnya di Atletico Paranaense, bergabung dengan
tim Brasil itu semusim setelah mereka mengangkat gelar juara liga pada tahun 2002. Pada tahun pertamanya di klub, ia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik di negara bagian Paranaense. Di musim berikutnya ia bermain untuk tim junior Brasil, memainkan peran utama dalam raihan juara di 2003 World Youth Championship.

Permainan terbaiknyamunculdi tahun 2004, ketikasebagai bagian dari tim Paranaense yang sukses, ia mencetak sembilan gol, membantu timnya ke urutan kedua di Liga Brasil. Musim berikutnya, ia memimpin timnya ke final Copa Libertadores.

Setelah 72 penampilan untuk Furucao selama tiga tahun di klub, mencetak total 14 gol dan mendapatkan reputasi sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di negara itu, klub-klub dari beberapa liga besar Eropa mulai mengamatinya.


Energi
nya di lapangan tengah, khususnya, membuatnya menonjol. Penampilannya membuat Mircea Lucescu terkesan, manajer bermata elang yang melatih Donetsk Shakhtar.Permainannya meyakinkan pelatih asal Rumania itu untuk mengucurkan € 8m untuk membawanya ke Liga Ukraina. Berita Piala Dunia


Ukraina
merupakan negara yang sangat jauh berbeda dari kenyamanan Brasil sehingga keputusan Fernandinho untuk pindah ke Donbass Arena menekankan pada ambisinya untuk berhasil dalam karir sepakbolanya.


Ambisi ini juga
yang tampak ketika ia memutuskan untuk bergabung dengan City. Gelandang Brasil ini mengeluarkan uang senilai € 5m untuk melepaskannya dari berbagai macam pembayaran utang yang dikenakan oleh Shakhtar kepadanya untuk memaksa pindah ke Stadion Etihad.


Manchester Cityakhirnya masih harus membayar lebih dari yang mereka harapkan tapi pengorbanan pribadi Fernandinho untuk bisa pindah ke Liga Premier mempercepat proses transfer yang tampaknyaakan berhenti itu. 28 tahun menyebutkan bahwa mengamankan tempat di Piala Dunia tahun depan di Brazil merupakan motivasi yang membuatnya melakukan hal itu.


Meskipun
telah tampil lima kali membawa bendera Brasil di kancah internasional, gelandang tengah itu harus berjuang untuk menempatkan dirinya secara reguler di tim Selecao. Reputasi liga Ukraina tidak membantunya, meskipun fakta bahwa dia dan Shakhtar secara keseluruhan membuat kesan yang nyata di kancah Eropa.


Pemain asal Brasil
memulai debutnya untuk Shakhtar pada musim panas 2005 dan realitas kehidupan di Ukraina memukulnyasecara moral saat ia dipasang melawan Krivbass Krivoy Rog tetapi, hanya tiga tahun kemudian, Fernandinho menjadi  pemain terbaik untuk klub dan pemain terbaik Liga Ukraina pada tahun 2008.


Puncak karirnya sampai saat ini mungkin adalah kemenangan Shakhtar di final Piala UEFA pada tahun 2009 namun ia juga memiliki
sejarah di Liga Champions. Ia mencetak gol untuk kemenangan di Donetsk saat melawan Chelsea dan Barcelona sementara juga mencetak gol di Liga Europa melawan tim-tim seperti Olympique de Marseille dan Tottenham.


Bersama dengan Shakhtar, ia memenangkan gelar Liga Premier Ukraina enam kali, Piala Super Ukraina tiga kali dan Piala Ukraina empat kali.

 

Gelar treble domestik tahun 2011 menciptakanmasalah untuk tim Ukraina itu karena pada titik inilah pemain sekaliber Fernandinho menyadari bahwa mungkin inilah hal terbaik yang bisa dilakukannya di Donbass Arena. Meskipun beberapa kali berhasil melangkah ke fase knock-out Liga Champions, tim Ukraina itu terus kalah melawan tim-tim besar di benua Eropa lainnya.


Fernandinho bisa
jadi merupakan mata rantai yang hilang untuk pelatih baru City Manuel Pellegrini. Para pemain seperti Javi Garcia dan Jack Rodwell akan segeraterlupakan setelah pemain Brasil ini disandingkan di lini tengah bersama Yaya Toure.

Kemampuannya untuk melakukan bertukar umpan pendek dan tepat lewat telah diasah di Shakhtar dan pastinya akan berguna dalam tandemnya dengan pemain seperti Sergio Aguero dan David Silva. Energi yang seperti tidak ada habisnya, mirip dengan rekan senegaranya Ramires, akan membebaskan Yaya Toure dalam membantupenyerangan sementara takling kerasnya akan mengisi celah di depan Vincent Kompany dan Matija Nastasic yang ditinggalkan oleh Nigel de Jong yang keluar tahun lalu.

Selain itu, biaya yang dibayarkan Manchester City kepada Shakhtar mungkin tidak terlalu mahal untuk pemain yang walaupun telah berusia 28tahun dan hanya teruji di Brazil dan Ukraina, tetapi Anda hanya harus melihat performa Fernandinho untuk mengatakan bahwa mungkin pemainini bisa menjadi pemain yang akan membantu Manchester City bersaing kembali dalam merebut gelar Liga Premier dan, bahkan mungkin lebih signifikan, akhirnya membantu mereka berhasil di Liga Champions.