Liverpool Tidak Pernah Menawarkan Martinez Pekerjaan

Liverpool Tidak Pernah Menawarkan Martinez Pekerjaan

Liverpool Tidak Pernah Menawarkan Martinez Pekerjaan

Legenda The Reds, Phil Thompson membantah klaim yang menyebutkan bahwa bos Everton Roberto Martinez telah mendapatkan tawaran untuk sebuah posisi di Anfield. Debu masih menetap di Merseyside setelah salah satu pertandingan yang paling kacau di antara Liverpool dan Everton dalam beberapa tahun terakhir pada akhir pekan yang lalu. Namun, tampaknya telah menjadi suatu masalah yang terjadi dalam bentuk sengketa atas apa yang sebenarnya terjadi antara Liverpool dan manajer Everton saat ini Roberto Martinez di musim panas 2012. Martinez telah mengaku sebelum derby Marseyside bahwa dewan Liverpool telah menawarkan dia pekerjaan sebagai manajer pada tahun yang lalu, dan ia telah menolak tawaran tersebut karena ia merasa itu adalah waktu yang salah untuk membuat suatu kepindahan.

Klaim yang di ungkapkan Martinez tersebut dengan kuat telah ditolak oleh mantan assisten manajer Liverpool dan juga legenda klub Phil Thompson. Thompson sebagaimana ia telah menuliskan di account Twitternya yang menyatakan bahwa: “Mari kita luruskan satu hal: Roberto Martinez tidak pernah ditawari pekerjaan untuk Liverpool. Ya dia telah di wawancarai. Bagaimana saya tahu? Roberto mengatakan kepada saya. Roberto mengatakan kepada saya turun dari pesawat di Amsterdam di Euro 2012. ” Hal-hal yang kuat di ungkapkan Thompson, yang tentu saja, masih memiliki hubungan yang kuat dengan klub dimana ia telah melayani begitu baik selama tahun 1970-an dan awal ’80-an.

Martinez, tentu saja, melanjutkan kepemimpinan di Everton untuk menggantikan David Moyes sebagai manajer Everton, sementara Brendan Rodgers mengambil alih di Anfield. Keduanya telah membuat debut mereka dalam memimpin di masing – masing klub. Dengan Roberto Martinez yang membawa anak asuhnya mencapai hasil yang cukup mengesankan untuk musim ini, dan telah memainkan pertandingan yang mendebarkan dengan dapat mengimbangi klub dengan striker mematikannya Danil Sturidge dan Luis Suarez dengan skore 3-3 di Goodison Park. Dalam retrospeksi, sulit untuk tahu klub Merseyside yang mana yang telah melakukan pekerjaan lebih baik karena manajer masing – masing klub baru mengambil alih tugas dari manajer yang lama.

Rodgers telah menempatkan Liverpool dalam memainkan beberapa gaya sepakbola terbaik mereka dalam beberapa tahun, sementara di bawah Roberto Martinez, Everton memiliki harapan yang realistis untuk finish di enam besar. Satu hal yang pasti, dan itu adalah bahwa Martinez tidak menyesal untuk kehilangan dalam mengelola Liverpool. Dia mengatakan pekan lalu: “Saya percaya itu adalah takdir bahwa saya telah datang ke Everton – sesuatu terjadi karena suatu alasan dan semuanya harus datang secara alami. Saya merasa itu terjadi, bukan hanya dengan Liverpool. “ Apa tanggapan anda terhadap klaim dari Roberto Martinez?