Gol Bunuh Diri di Piala Dunia Yang Terkenal

Gol Bunuh Diri di Piala Dunia Yang Terkenal – Gol bunuh diri adalah salah satu hal menarik dan juga paling dihindari di persepakbolaan dunia. Terjadinya gol bunuh diri dapat mengubah arah dari pertandingan secara signifikan sebab itu akan mempengaruhi mental dari pemain.

Pada putaran final World Cup mulai tahun 1930 hingga 2010. FIFA telah mencatat terjadi 33 kali gol bunuh diri.hampir di setiap edisi terjadi suatu gol bunuh diri. Terkecuali pada Piala Dunia tahun 1934, 1958, 1962 serta 1990. Dari sekian banyak gol bunuh diri itu, salah satu yang terkenal adalah apa yang telah dilakukan oleh Andres Escobar yang merupakan bek Kolombia ketika tengah melawan tim AS di Piala Dunia 1994. Defender tersebut ditembak mati sepulang dari ajang tersebut yang bertempat di negaranya.

Berikut beberapa gol bunuh diri paling bersejarah pada putaran final World Cup (mulai tahun 1978) :

Andranik Eskandarian

Pada Piala Dunia 1978, Iran ingin menorehkan jejak yang positif. Pada laga pembuka, Iran berhasil untuk memberi bentuk perlawanan kepada tim Belanda. Akan tetapi mereka harus takluk dengan skor 0-3 lewat hat-trick dari Rob Rensenbrink. Peluang untuk meraih angka diperoleh pada laga kedua melawan Skotlandia. Sayang, Andranik membut gol bunuh diri menjelang usainya babak pertama. Dan untungnya Iraj Danaeifard dapat menyamakan kedudukan pada babak yang kedua.

Iran membekukan poin pertama dan gol pertama mereka di ajang Piala Dunia ini. Andai saja Eskandarian tidak mencetak gol bunuh diri, maka bukan tidak mungkin kemenangan pertama yang malah telah dicatatkan oleh tim Iran.

Cho Kwang Rae

Pada Piala Dunia 1986, Italia berada dalam posisi yang buruk pada laga terakhir Grup A setelah meraih dua hasil imbang pada dua pertandingan awal. Akan tetapi, mereka cukup tenang sebab pada pertandingan terakhir, mereka ditunggu untuk berhadapan dengan tim Korea Selatan. Namun, ternyata tim asal Asia ini dapat memberi bentuk perlawanan yang cukup sengit untuk Gli Azzurri. Meskipun sempat mencetak gol melalui Alessandro Altobelli, Italia tidak kunjung mencetak gol kedua mereka hingga akhirnya Choi Soon Ho berhasil menyamakan kedudukan.

Altobelli kembali mengungguli skor namun semangat yang pantang menyerah dari Korea Selatan membuat Italia kewalahan. Pada menit ke-83, Huh Jung Moo mencetak gol kedua. Namun sayangnya Cho Kwang Rae mencetak gol bunuh diri. Andaikan tidak terjadi gol bunuh diri tersebut, mungkin Italia akan dipermalukan oleh pasukan Korea Selatan.

Andres Escobar

Laga yang dilakukan antara tim Kolombia vs Amerika Serikat pada Piala Dunia 1994 merupakan laga yang paling dikenang oleh dunia dengan suasana yang duka. Hal ini disebabkan dalam pertandingan ini Escobar mencetak satu gol bunuh diri yang menjadi penyebab kematian dari pemain ini. Meskipun dalam laga tersebut Kolombia meraih kemenangan, namun koleksi sebanyak tiga poin tidak cukup untuk membawa tim Kolombia  ke fase selanjutnya. Pada 2 Juli 1994, Escobar dibunur oleh bodyguard dari gangster di Kolombia karena mereka kalah taruhan.