Chelsea Masih Terlalu Hebat Untuk Liverpool

Chelsea Masih Terlalu Hebat Untuk Liverpool

Chelsea Masih Terlalu Hebat Untuk Liverpool

Klub asal London Barat Chelsea menutup paruh pertama Premier League musim ini dengan meraih kemenangan. Berhadapan dengan klub asal Marseysude Liverpool klub yang dilatih Jose Mourinho itu menang dengan skor tipis 2-1. Pada pertandingan di Stamford Bridge, Minggu (29/12/2013) malam WIB, Liverpool terlebih dahulu unggul atas tim tuan rumah. Tim tamu berhasil memimpin berkat gol cepat yang dicetak Martin Skrtel. Tapi gol yang dibuat Eden Hazard membuat skor menjadi imbang 1-1. Chelsea kemudian dapat berbalik unggul lewat gol Samuel Eto’o melalui sontekannya. Pada babak kedua pertandingan, Chelsea dan Liverpool sama-sama punya peluang untuk mencetak gol tambahan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit skor pun tak mengalami perubahan. Dengan Hasil dari pertandingan ini Chelsea masih berada di urutan ketiga klasemen sementara dengan koleksi 40 poin dari 19 pertandingan.

Terpaut dua poin dari Arsenal yang merupakan sang pemuncak klasemen dan satu poin dari Manchester City yang berada di urutan kedua. Sementara Liverpool ada di peringkat kelima dengan mengumpulkan 36 poin. Pada pertandingan antara kedua tim besar ini, baru saja memasuki menit keempat babak pertama ketika Liverpool mampu membuat publik tuan rumah terdiam. Diawali dari tendangan bebas Philippe Coutinho. Luis Suarez berhasil menyundul bola, tapi masih bisa dihalau Branislav Ivanovic. Bola liar di depan gawang kemudian disambar oleh Skrtel dari jarak dekat dan bergetarlah gawang Petr Cech. Chelsea nyaris langsung menyamakan kedudukan. Hazard melakukan penetrasi di kotak penalti Liverpool dan melepaskan tembakan. Tapi Glen Johnson bisa menyapu bola yang bergulir menuju gawangnya.

Chelsea kembali bisa membahayakan gawang Liverpool pada menit 12. Frank Lampard melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun kiper Simon Mignolet terbang untuk menepis bola. Tim tuan rumah akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Oscar menggiring bola dari tengah lapangan menuju ke kotak penalti. Bola yang digiring oleh Oscar mengenai salah satu pemain Liverpool dan mengarah ke pemain The Blues. Dengan sangat cerdik Hazard melepaskan tembakan terukur dari depan kotak penalti yang tak bisa dijangkau oleh Mignolet. Chelsea kemudian bisa berbalik memimpin saat pertandingan memasuki menit 34. Oscar yang dikawal oleh pemain asal Prancis Mamadou Sakho masih bisa melepaskan umpan matang. Eto’o mampu memaksimalkan umpan tersebut dan sontekannya berbuah gol kedua untuk The Blues.

Liverpool berpeluang untuk menyamakan skor pada menit 42. Tembakan Joe Allen dari dalam kotak penalti tapi masih bisa dimentahkan Cech. Hingga turun minum babak pertama tak terjadi perubahan skor. Chelsea masih memimpin dengan skor 2-1. Liverpool kembali memiliki kesempatan untuk mencetak gol saat pertandingan masih berjalan 52 menit. Sakho yang naik untuk membantu serangan menyundul bola umpan dari Jordan Henderson, tapi masih digagalkan oleh mistar gawang. Beberapa saat kemudian, Eto’o membuang peluang emas untuk menambah keunggulan yang diperolehnya. Setelah menerima operan dari pemain asal Belgia Hazard, penyerang asal Kamerun itu sebenarnya tinggal berhadapan dengan kiper. Tapi penyelesaiannya masih mentah di tangan si kiper.

Suarez tak mendapatkan banyak peluang pada pertandingan ini. Mengancam gawang Chelsea pada menit 57, Dia menyambut umpan yang dilakukan Henderson dengan tendangan first time. Tapi bola mengarah tepat ke pelukan Cech. Oscar nyaris mencetak gol ketiga bagi Chelsea pada menit 70. Dia berhasil merebut bola dari kaki Lucas Leiva dan kemudian melepaskan tembakan. Namun sepakannya masih sedikit melenceng. Liverpool bergantian dengan tuan rumah untuk mendapatkan kesempatan empat menit kemudian. Tembakan dari Johnson memaksa Cech menjatuhkan diri untuk menyelamatkan gawangnya. Percobaan yang dilakukan Hazard juga belum membuahkan gol tambahan. Tendangannya dari dalam kotak penalti masih menyamping. Fernando Torres melakukan aksi individu menawan di menit ke 89. Menggiring bola sendirian dari sisi kanan. Dia mampu melewati Sakho dan kemudian menembak dengan kaki kirinya. Namun bola tembakannya masih bisa ditangkap Mignolet.