Berita Bola Online Kritikan Cantona Untuk Prancis

Kritikan Cantona Untuk Prancis

Kritikan Cantona Untuk Prancis

Berita Bola Online – Kompetisi Ligue 1 yang sedang semarak dengan hadirnya Paris St Germain dan juga AS Monaco, ternyata tidak membuat Eric Cantona yang juga merupakan salah satu legenda Prancis ini gembira. Mantan pemain Manchester United dan Leeds ini mengatakan bahwa kesuksesan PSG dan juga Monaco dalam membawa gengsi Ligue 1 di kancah kompetisi lokal dan juga Liga Champions (khusus PSG), ternyata tidak membuat tim nasional Prancis bisa bersinar di turnamen besar. Cantona menilai keberhasilan PSG dan Monaco belum tentu berdampak kepada performa tim nasional Prancis. Ia menilai bahwa PSG dan Monaco mampu meraih kesuksesan berkat para pemain asing yang mereka bawa.

Cantona yang melatih New England Revolution ini mengatakan lagi bahwa sedikit sekali para pemain Prancis di skuad PSG dan juga Monaco. Bahkan kontribusi mereka di dua tim yang sedang memuncaki klasemen sementara Ligue1 tidak ada. Cantona menilai justru pemain-pemain asing seperti Ibra, Cavani, Lavezzi, Thiago Silva hingga Marquinhos dan juga Radamel Falcao yang membuat nilai atau kompetisi Ligue 1 meningkat. Bahkan Cantona menilai PSG dan Monaco sudah merusak cita rasa Prancis di Ligue 1 tersebut. PSG sendiri memang kurang memiliki aroma pemain lokal di skuadnya. Tercatat hanya Blaise Matuidi dan Mamadou Sakho (yang akhirnya hijrah ke Liverpool) yang berhasil menembus skuad PSG musim lalu. Bahkan di musim ini, kedua nama ini sudah hilang dari skuad Paris St Germain.

Dari belakang sampai depan, PSG dihuni para pemain asing. Bahkan kiper mereka dihuni oleh kiper asal Italia Salvatore Sirigu. Sementara lini belakang nama Sakho justru harus dipaksa keluar dari Parc Des Princess disebabkan berjubelnya pemain asing disana. Thiago Silva, Alex, Marquinhos, hingga Maxwell dan juga Gregory Van Der Wiel menghuni lini belakang. Cantona menyebutkan nama seperti Lucas Digne yang bermain apik di ajang Piala Dunia U20 beberapa waktu lalu, hanya menjadi cadangan di skuad besutan Laurent Blanc. Cantona merasa cukup miris dengan kondisi ini. Blanc yang nota bene merupakan orang Prancis, tidak memberikan kesempatan kepada para pemain junior Prancis untuk membuktikan diri.

Praktis Cantona merasa tim nasional Prancis tidak bisa meraih hasil maksimal. Tercatat semenjak menjadi juara dunia dan Eropa pada tahun 1998 dan 2000, Prancis hanya sekali mencicipi laga final Piala Dunia di Jerman tahun 2006. Itupun gagal membuahkan hasil sama sekali. Dan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2014 ini, Cantona cukup mengerti dengan keadaan Didier Deschamps yang kesulitan bersaing dengan Spanyol. Dan sudah sewajarnya pihak Federasi Sepak bola Prancis atau FFF memberikan jaminan dan juga bantuan untuk Deschamps agar mampu membawa Prancis berbicara lebih banyak di kompetisi besar. Berita Bola Online