Berita Bola Online Kekalahan Pertama Dortmund

Kekalahan Pertama Dortmund

Kekalahan Pertama Dortmund

Berita Bola Online – Dortmund yang berhasil menjadi juara Piala Super Jerman berambisi untuk menghentikan dominasi Bayern Munchen di Bundesliga. Sampai pekan ketujuh, Dortmund masih menjadi pemuncak klasemen dengan nilai 18. Poin yang sama dengan yang dikumpulkan oleh The Bavarians, hanya saja pasukan Jurgen Klopp memiliki selisih gol yang lebih unggul. Bertandang ke kandang Borussia Monchengladbach, Dortmund yakin akan menjauh dari kejaran Munchen yang harus menjalani laga berat melawan Bayer Leverkusen. Jika Munchen imbang saja melawan Leverkusen dan Dortmund menang melawan Gladbach maka jumlah poin Munchen akan berjumlah 19 sedangkan Dortmund 21, hasil-hasil tersebut bukan hanya membuat Dortmund unggul selisih gol melainkan juga secara angka Dortmund akan unggul sehingga bisa dikatakan ambisi Dortmund mulai mendekati kenyataan.

Borussia Park didatangi oleh sekitar 50.000-an orang. Publik tuan rumah tentu juga tidak ingin melihat tim kesayangannya kalah. Mereka juga ingin mengembalikan kejayaan Gladbach seperti pertengahan abad kedua puluh, dekade 60-an sampai 70-an di mana saat itu Gladbach dan Munchen lah yang mendominasi persepakbolaan Jerman. Khususnya Jerman Barat. Pada menit keempat harapan publik tuan rumah untuk melihat timnya menang mulai kelihatan, ketika sayap asal Venezuela Juan Arango, yang dikenal oleh publik Jerman sebagai sayap kiri yang tidak kenal lelah dan tendangan kaki kiri yang seperti palu godam, dia melepaskan tendangan dari luar kotak penalti Dortmund. Sayang, tendangannya kemudian melambung jauh dari sasaran. Tetapi, tendangannya merupakan tendangan serangan pertama ke arah gawang dalam pertandingan ini. Minimal penonton tidak dibuat bosan oleh umpan-umpan yang hanya berada di tengah lapangan.

Jurgen Klopp berteriak menginstruksikan para pemainnya agar tidak lambat panas dan segera bangun karena permainan sudah mulai. Rupanya tendangan Arango tadi belum menyadarkan para pemain Dortmund sehingga Klopp sampai harus berteriak dari pinggir lapangan seperti itu. Akhirnya, Marco Rues dan kompatriotnya segera mulai membangun serangan. Memang serangan yang dibangun kemudian setelah sampai ke Lewandowski ataupun Abumeyang pada akhirnya harus mentah di barisan pertahanan Gladbach yang dikomandoi oleh; Tony Jantschke. Sebaliknya, Rafael yang bertindak sebagai striker tunggal dibantu oleh Max Kruse berhasil membuat khawatir pendukung Dortmund. Tetapi, sampai peluit pertandingan babak pertama ditiup. Kedudukan masih seimbang, sama kuat, dengan skor kaca mata, 0-0.

15 menit babak kedua pertandingan berjalan dengan sangat seru. Kedua tim saling jual beli serangan namun kalau tidak kandas di barisan pertahanan juga berhasil ditahan oleh kedua kiper tim yang berhadapan. Pada menit ke-80 terjadi petaka buat Dortmund dan berkah bagi Gladbach ketika Hummels harus dikartu merah karena melanggar dengan sangat keras Havard Nordtveit. Penalti diambil oleh Max Kreus dengan tanpa belas kasihan menggetarkan jala Dortmund. Dengan bermain hanya sepuluh orang sepertinya tinggal bagaimana Dortmund bertahan dengan kedudukan sekarang. Tetapi kemudian petaka selanjutnya datang, ketika penyerang tunggal Gladbach menyarangkan gol di menit ke-86. Skor berakhir 2-0 untuk Borussia Monchengladbach. Sementara Dortmund harus gigit jari karena sebenarnya Munchen seri. Berita Bola Online